Jumat, 29 April 2011

UKHTI APAKAH ENGKAU
MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN
Oleh: Syaikh Ali Bin Abdul Khaliq al-Qorny

Ukhti (Saudariku) Muslimah,
Sesungguhnya kebahagiaan itu semuanya ada dalam ketaatan kepada Allah . Kebahagiaan seluruhnya ada di dalam meniti di atas manhaj (jalan) Allah dan di jalan Rasulullah, Allah berfirman:
Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (Al-Ahzab: 71)

Sesungguhnya kesengsaraan (kemalangan) seluruhnya ada dalam kemaksiatan kepada Allah dan kebinasaan seluruhnya ada pada selain manhaj Allah dan Rasul-Nya, Allah berfirman:
Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya ia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata. (Al-Ahzab: 36)
Saudariku Muslimah,
Allah telah memuliakanmu, mensucikanmu dan mengangkat kedudukanmu. Tidak ada ajaran manapun yang lebih tinggi mengangkat derajat wanita selain ajaran Islam. Bahkan Allah banyak menurunkan hukum-hukum yang khusus berkenaan dengan masalah wanita di dalam kitab-Nya yang mulia. Sedangkan sebelum Islam, wanita dijadikan barang dagangan yang murah dan hina, bagaikan perhiasan yang tidak ada nilainya. Hina di mata walinya, hina di mata keluarganya, serta dihina kan oleh masyarakat. Oleh karena itu terkadang ia diperlakukan seperti binatang, bahkan perlakuan mereka terhadap binatang lebih baik daripada memperlakukan wanita. 
Sesungguhnya engkau, wahai saudariku muslimah, tidak akan mendapatkan kemuliaan kecuali dalam agama ini, maka berpegang teguhlah (dalam agama ini) dan dengarkanlah firman Allah yang telah menceritakan kisah orang terdahulu, mestilah engkau selalu mengingatnya agar engkau memuji Allah atas kenikmatan yang engkau dapatkan.
Allah berfirman:
Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah ia akan memelihara dengan menanggung kehinaan, ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup) ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (An-Nahl: 58-59)
Saudariku Muslimah,
Sesungguhnya musuh-musuhmu banyak sekali, dan sesungguhnya orang yang ingin me manfaatkanmu dalam upaya meruntuhkan agama, rasa malu dan keutamaan banyak sekali, dan boleh jadi mereka itu dari kalangan kita sendiri.
Salah seorang dari mereka (musuh-musuh Islam) berkata: “Tidaklah keadaan negeri Timur menjadi makmur melainkan apabila seorang pemudi melepaskan hijabnya dan membenamkan (menguburkan) Al-Qur’an dengannya!”. Sesungguhnya dengan hal itu mereka ingin mengeluarkanmu menuju kesengsaraan dan kebinasaan, mereka mengajakmu menuju neraka Jahanam. Maka jika engkau menyambut mereka, mereka akan melemparkanmu ke dalamnya. Mereka ingin agar engkau menjadi wanita durhaka, yang berbuat fasiq dan membuka aurat.
Mereka berusaha menggiringmu. Mereka menunggumu dengan sangat sabar agar engkau melepaskan abaya (pakaian muslimah) serta melepaskan hijab dengan segala konsekuensinya, yaitu melepaskan keimanan, rasa malu dan kesucian, kemudian engkau akan meninggalkan kewajiban-kewajiban lain nya. Pada saat itu, perbuatanmu tersebut menyenangkan mereka (para musuh), mereka mempermainkanmu seperti anak-anak bermain dengan bola, dan mereka mempermainkanmu seperti anjing-anjing bermain-main dengan bangkai, semoga Allah menjagamu dari mereka.
Saudariku Muslimah,
Buatlah mereka menjadi marah, dengan tidak memperhatikan mereka dan tidak mendengar kan mereka, buatlah mereka menjadi bersedih dengan keteguhanmu berpegang pada agama mu, dengan menjaga rasa malumu dan beriltizam (berpegang teguh) dengan hijabmu.
Saudariku Muslimah,
Sesungguhnya sebagian wanita meggambar kan bahwa sufur adalah membuka muka wanita saja, tidak…tidak ini saja. Sesungguhnya termasuk sufur adalah pakaian yang ketat, yang pendek dan yang tipis. Sesungguhnya termasuk sufur adalah memakai wangi-wangian ketika
keluar menuju tempat-tempat yang di dalamnya ada laki-laki. Sesungguhnya termasuk sufur adalah memakai pantalon (celana panjang). Apakah engkau tidak mendengar sabda Nabi :
Dua golongan ahli neraka yang aku belum pernah melihat keduanya… (dan beliau menyebutkan): Para wanita yang memakai pakaian tetapi telanjang, mereka menyimpang dari jalan yang benar dan memperlihatkan kejelekan mereka kepada orang lain, kepala mereka seperti punuk unta yang miring mereka tidak akan memasuki surga, dan mereka tidak akan mendapatkan bau surga, sesungguhnya bau surga tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian. (HR. Muslim).
Para ulama berkata: makna para wanita yang memakai pakaian tetapi telanjang adalah bahwa mereka memakai pakaian akan tetapi pakaian-pakaian itu ketat, tipis atau tidak menutup seluruh badan.
Saudariku Muslimah,
Agamamu adalah bentengmu yang amat kokoh, (untuk) memelihara kesucian, rasa malumu dan kemuliaanmu. Agamamu memerintahkanmu untuk berhijab dan memiliki rasa malu. Kapan saja engkau meninggalkan perintah ini, maka engkau akan ditimpa adzab Allah di akhirat sedangkan di dunia engkau menjadi mangsa serigala-serigala manusia yang ingin mencuri kesucianmu agar engkau merasakan kesusahan (kesedihan) sepanjang hidup. Akan tetapi sebagian akhwat -semoga Allah memberikan hidayah kepada mereka- telah mendengar seruan serigala-serigala itu, tetapi malah bekerja untuk mereka.
Saudariku Muslimah,
Takutlah engkau kepada Allah dan laksanakanlah tugas-tugas yang Dia wajibkan kepadamu. Apabila hatimu mengeras maka ingatlah bencana yang telah menimpa orang lain. Engkau tidak tahu kapan bencana itu akan datang kepadamu, sesungguhnya itu adalah maut yang pasti terjadi.
Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (Ali-Imran: 185) 
Ingatlah wahai wanita hamba Allah, pada hari di mana engkau diletakkan dalam kuburan, dalam lubang yang gelap dan sepi itu. Ingatlah ketika sangkakala ditiup dan engkau dikumpulkan bersama para makhluk dalam keadaan tidak memakai alas kaki, telanjang dan kebingungan. Matahari benar-benar akan dekat darimu kurang lebih satu mil, dan engkau akan dipanggil dengan namamu diantara para makhluk untuk dihisab.
Bagaimana keadaanmu ketika itu wahai hamba Allah Di mana persiapanmu wahai wanita yang lalai Apakah mode-mode pakaian akan bermanfaat ketika itu Apakah lagu, sinetron, film dan majalah-majalah (yang merusak) akan bermanfaat Apakah barang-barang permata akan bermanfaat.
Tidak demi Allah, hal itu tidak akan memberikan manfaat sedikitpun selamanya. Yang bermanfaat hanyalah kebaikan-kebaikan, dan amal-amal shalih, setelah mendapatkan rahmat dari Rabb bumi dan langit.
Ingatlah, bertaqwalah kepada Allah, wahai engkau yang bercampur baur dengan laki-laki. Bertaqwalah kepada Allah, wahai engkau yang keluar (rumah) dalam keadaan memakai wangi-wangian menuju pasar-pasar dan jalan-jalan. Bertaqwalah kepada Allah wahai engkau yang menawarkan dirimu untuk berkhalwat (menyendiri) dengan laki-laki asing.
Tidaklah seorang laki-laki bersepi-sepi.
Bertaqwalah kepada Allah wahai engaku yang mendidik anak-anakmu dengan pendidikan yang tidak baik/ benar. Engkau tidak mengingatkan mereka dengan ketaatan kepada Allah, tidak menasehati mereka dan tidak menunjukkan mereka pada apa-apa yang dapat memberikan manfaat di dunia dan di akhirat. Bertaqwalah kepada Allah dan jagalah dirimu dari menjadi barang mainan orang-orang yang lemah iman. Bertaqwalah kepada Allahdan kembalilah pada petunjuk sebelum datang suatu hari yang pada hari itu hati-hati dan pandangan-pandangan (mata) dibalikkan. Ketahuilah bahwa adzab Allah sangat keras, dan sesungguhnya engkau -demi Allah- tidak akan kuat merasakan adzab neraka.
Sesungguhnya gunung-gunung jika dilewatkan pada neraka maka dia akan meleleh karena kuatnya panas neraka. Maka dimana engkau wanita yang lemah dibandingkan dengan gunung-gunung yang perkasa dan kokoh Sesungguhnya engkau mampu bersabar atas rasa lapar dan hau, dan engkau mampu bersabar atas bahaya. Akan tetapi demi Allah yang tidak ada ilah (sesembahan) selain Dia, tidak ada kesabaran bagimu terhadap neraka. Ingatlah, mka selamatkanlah dirimu dari neraka sebelum terlambat. Ketahuilah bahwa dunia ini pasti akan berlalu dan akhirat adalah tempat yang kekal.
Semoga Allah memberimu taufiq kepada apa-apa yang dicintai dan diridhai oleh-Nya, dan semoga Allah memberikan manfaat kepadamu dari apa-apa yang engkau dengar dan engkau baca, dan semoga Allah menjadikannya sebagai pendukung bagimu bukan sebagai bumerang atasmu.
Semoga Allah memberikan shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya seluruhnya.

Kamis, 28 April 2011

Danau Matano, Sorowako

Sorowako adalah desa di kecamatan Nuha, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Indonesia. Berada di ketinggian ± 1388 kaki dpl. Desa-desa di sekitar Sorowako yang termasuk dalam Kecamatan Nuha adalah: Desa Nuha, Desa Matano, Desa Magani, dan dusun disekitarnya antara lain: Pontada, Salonsa, Old Camp dan Lawewu.
Sekarang area Sorowako sudah berkembang dan dipecah menjadi 3 desa, yaitu desa Sorowako, desa Magani dan desa Nikkel.
Hampir 70% penduduk di Sorowako adalah pendatang yang berasal dari hampir semua propinsi di Indonesia dan sebagian kecil berasal dari ekspatriat. Selain itu Sorowako juga mempunyai penduduk asli yang bahasa aslinya adalah Padoe.
Di sekitar Sorowako terdapat 3 buah danau yang terkenal yaitu Danau Matano yang Sorowako berada persis di pinggirnya, Danau Mahalona dan Danau Towuti. Ketiga danau tersebut dihubungkan oleh sungai Larona dan bermuara di Malili ibukota Kabupaten Luwu Timur. Danau Matano memang berbeda dibanding danau lain. Area danau yang luasnya mencapai 130 kilometer persegi ini sangat menawan dan unik. Belum lagi kedalamannya yang mencapai 594 meter, menobatkan danau Matano sebagai salah satu danau terdalam di dunia. Tidak mengherankan jika beberapa ilmuwan mengusulkan agar danau ini menjadi world heritage.
 Di Danau Matano juga terdapat berbagai jenis flora dan fauna endemik yang masih terjaga dengan baik. Flora dan fauna endemik adalah mahluk hidup yang hanya ditemui di suatu tempat dan tidak ditemukan di tempat yang lain. Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkap bahwa ekosistem danau ini tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak 1930 hingga sekarang. 
Mata Air Danau Matano
Dalam bahasa setempat, Matano berarti matanya (sumbernya) air. Masyarakat memercayai bahwa mata air Danau Matano berasal dari Desa Matano. Oleh warga, sumber mata air tersebut telah dibuatkan tembok persegi sehingga menjadi kolam berukuran 8 x 12 meter. Gelembung-gelembung air yang tak henti bermunculan di atas permukaan kolam air, tampak seperti kehidupan yang lahir dari dalam bumi. Masyarakat pun memanfaatkan air bersih dari kolam itu untuk diminum.
Gugusan Pulau di Danau Matano
Hal lain yang menarik dari Danau Matano adalah pulau-pulau yang terdapat di dalamnya. Di pesisir tenggara, tepatnya di daerah Otuno dan Soluro terdapat beberapa pulau seperti Nuha Langkai (Nuha artinya pulau dan Langkai artinya besar; Pulau Besar) dan Nuha Le (Pulau Alang-alang).
Di pesisir barat laut, dekat perkebunan warga yang dinamakan Bure’, terdapat 4 (empat) pulau kecil lainnya, yang disebut oleh beberapa warga sebagai Pulau-pulau Kucing. Pulau-pulau kecil itu tampak seperti taman mini di atas air. Indah dan menawan. Air danau yang bening membuat orang dapat melihat barisan karang berwarna krem dan putih di dalam air. Pengunjung yang lewat di gugusan pulau ini biasanya tak tahan bila tidak menceburkan diri untuk berenang atau sekadar bermain di seputar pulau.
Gua Bawah Air
Gua bawah air adalah salah satu objek paling eksotik di Danau Matano. Di sebuah dinding batu besar, tepat di tepi danau, terdapat lubang besar yang hanya bisa dimasuki dengan berenang. Mulut gua itu tidak besar. Tapi masuk ke dalam ruangan gua, bagaikan masuk ke dunia yang lain. Ruang yang lapang di atas air, ditambah cahaya yang menerobos dari celah kecil di atas gua, memberi kesan yang sangat nyaman bagi mereka yang berani mencobanya.
Di depan mulut gua, terdapat sebuah karang besar di bawah air yang berdiri kokoh bagaikan benteng pelindung bagi gua tersebut. Kesan natural di area gua ini dipertegas lagi oleh juluran akar dan dedaunan pohon yang tumbuh di tepian pantai. Itulah sebabnya, banyak pengunjung Danau Matano menyatakan bahwa bila belum menyaksikan gua bawah air ini, berarti belum benar-benar sampai ke Danau Matano.
Kali Dingin
Kali Dingin, atau sungai yang dingin, merupakan salah satu sungai pegunungan yang alirannya bermuara ke Danau Matano. Keindahan Kali Dingin ini terletak pada airnya yang dingin dan bentuk sungainya yang masih natural. Sungai ini terletak di pesisir utara danau. Tumbuhan unik, semacam kantung semar, dan pohon-pohon besar tumbuh di sepanjang tepian sungai. Singgah sejenak di sungai kecil ini, untuk berenang atau sekadar makan siang akan sangat menyejukkan.
Pantai Kupu-Kupu dan Pantai Salonsa
Kedua pantai ini adalah tempat warga biasa berenang dan bersantai bersama keluarga. Disebut Pantai Kupu-Kupu karena banyaknya kupu-kupu yang berterbangan di sini. Pantai Salonsa terletak di dekatnya, yaitu di kawasan perumahan karyawan PT Inco di wilayah Salonsa. Pantai ini terlihat indah dengan pasir bersih dan pohon-pohon Dengen, pohon lokal yang buahnya berwarna kuning seperti jeruk atau salak, di tepiannya. Pada hari-hari libur, pantai ini biasanya dikunjungi oleh warga sekitar atau pendatang dari tempat lain.
Pantai Ide
Ini adalah pantai di Danau Matano yang paling banyak pengunjungnya. Dilengkapi dengan dermaga yang menjorok ke danau sepanjang hampir 100 meter, pantai ini memungkinkan pengunjung untuk berenang dengan jarak yang bisa diukur dan aman. Dermaga yang dibuat bercabang-cabang membuat pengunjung dapat memilih di mana ia akan berenang, sesuai kedalaman yang dibutuhkannya. Bisa juga hanya untuk sekadar berjalan-jalan santai tepat di atas permukaan air.
Di pantai ini, pada hari-hari dan event tertentu, seperti hari kemerdekaan misalnya, diselenggarakan berbagai aktivitas budaya dan olahraga tradisional. Di antaranya adalah kegiatan tradisional Meopudi, yaitu menangkap ikan Opudi, lomba renang rakyat atau lomba dayung perahu tradisional.
Yatch Club
 Yatch Club adalah sebuah dermaga kecil tempat pengunjung mengakses angkutan air seperti raft dan speed boat. Di tempat ini, disediakan pula kano yang bisa dipakai mengitari pesisir pantai sambil berolahraga. Di Yatch Club, pengunjung dapat menyewa speed boat bermuatan 7 orang, untuk mengitari danau selama sehari penuh dengan biaya hingga Rp.1,6 juta. Selain itu di sini juga bisa pengunjung biasanya memulai kegiatan olahraga air lain seperti selancar angin (sailing) dan menyelam (diving).
 Dengan berbagai keindahan dan keunikan ini, kelestarian Danau Matano merupakan aset yang perlu terus dijaga. Ini merupakan tanggung jawab semua pihak, baik masyarakat, pemerintah dan PT Inco. Untuk itu,  Dr. Arif S. Siregar, Presiden dan CEO PT Inco, pada suatu kesempatan mengatakan, “Kami selalu mendukung penuh upaya-upaya konservasi yang dilakukan untuk melestarikan danau ini, juga kedua danau yang lain.”  Semoga Sorowako dan Danau Matano tetap indah, sekarang, besok dan hingga kemudian hari.